Home / sekilaspos / TATA CARA SHALAT GERHANA

TATA CARA SHALAT GERHANA

shalat gerhanaBP.SEKILAS POS- (Religi) Salat dua gerhana atau salat kusufain berarti salat dua gerhana atau salat yang dilakukan saat terjadi gerhana bulan maupun matahari. Salat yang dilakukan saat gerhana bulan disebut dengan salat khusuf; sedangkan saat gerhana matahari disebut dengan salat kusuf.

 

Hadist yang mendasari dilakukannya salat gerhana ialah: “Telah terjadi gerhana Matahari pada hari wafatnya Ibrahim putra Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Berkatalah manusia: Telah terjadi gerhana Matahari karana wafatnya Ibrahim. Maka bersabdalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam “Bahwasanya Matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Allah mempertakutkan hamba-hambaNya dengan keduanya. Matahari gerhana, bukanlah kerana matinya seseorang atau lahirnya. Maka apabila kamu melihat yang demikian, maka hendaklah kamu salat dan berdoa sehingga selesai gerhana.” HR. Bukhari & Muslim

 

Salat gerhana dilakukan dua rakaat dengan 4 kali rukuk yaitu pada rakaat pertama, setelah rukuk dan Iktidal membaca Al Fatihah lagi kemudian rukuk dan iktidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. Begitu pula pada rakaat kedua.

Bacaan Al-Fatihah pada salat gerhana bulan dinyaringkan sedangkan pada gerhana Matahari tidak. Dalam membaca surat yang sunnat pada tiap rakaat, disunnatkan membaca yang panjang.

 

Hukum salat gerhana adalah sunnah muakkad berdasarkan hadis Aisyah. Nabi dan para sahabat melakukan di masjid dengan tanpa adzan dan ikamah.

 

TATA CARA SALAT GERHANA adalah sebagai berikut:

  1. Memastikan terjadinya gerhana bulan atau matahari terlebih dahulu
  2. Salat gerhana dilakukan saat gerhana sedang terjadi
  3. Sebelum salat, jamaah dapat diingatkan dengan ungkapan, “Ash-salatu jaami’ah”
  4. Niat melakukan salat gerhana matahari atau gerhana bulan, menjadi imam atau makmum
  5. Salat gerhana dilakukan sebanyak dua rakaat
  6. Setiap rakaat terdiri dari dua kali ruku dan dua kali sujud
  7. Setelah rukuk pertama dari setiap rakaat membaca Surah Al Fatihah kembali
  8. Pada rakaat pertama, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surah kedua. Demikian pula pada rakaat kedua, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surat kedua.
    Misalnya rakaat pertama membaca Surah Yasin dan Surah Ar Rahman, lalu rakaat kedua membaca Surah Al Waqiah dan Surah Al Mulk.
  9. Setelah salat disunahkan untuk berkhutbah

 

Menurut Habib Munzir bin Fuad Al Musawwa, panduan singkat mengenai salat gerhana caranya adalah ada tiga cara :

 

  1. Yang termudah adalah dengan dua rakaat sebagaimana salat subuh;
  2. Dua rakaat, dan setiap rakaat adalah dengan dua rukuk dan dua kali berdiri, urutannya adalah: Takbiratul ihram, lalu Qiyam, fatihah, surah, rukuk, lalu berdiri lagi, membaca Surah Al Fatihah, rukuk, lalu iktidal, lalu sujud, duduk sujud, lalu bangkit ke rakaat kedua dengan hal yang sama;
  3. Dua rakaat sebagaimana poin kedua di atas, namun dipanjangkan, lalu diakhiri dengan dua khutbah selepas salat.

 

 

(zulkarnaen & sumber/ bentengpos.com)

 

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*