Home / Tangerang / GRACE NATALIE: “MUDA MENANGKAN INDONESIA”

GRACE NATALIE: “MUDA MENANGKAN INDONESIA”

BP.TANGERANG-(Kabupaten Tangerang)  Dihari ulang tahun PSI yang ke empat (4) telah hadir pengurus,kader, anggota dan simpatisan Partai Solidaritas Indonesia. Kita beruntung karena malam ini, Bro Joko Widodo, calon presiden PSI, hadir bersama kita. Selamat datang Sis Diana Geovannie. Sis Diana, yang kini sedang dalam masa penyembuhan, sejak awal ikut berjuang bersama dan menciptakan mars dan himne PSI.

 

Ketua umum PSI mengatakan, “Pidato saya malam ini adalah tentang “Yang Muda Yang Menangkan Indonesia”. Pada awalnya adalah KAUM MUDA. Sejarah Republik ini, dimulai ketika kaum muda bangkit bergerak. Pada usia 29 tahun, Soekarno muda menyampaikan pleidoi “Indonesia Menggugat”.

 

“Orang tidak bisa membunuh semangat…” kata Bung Karno di hadapan para hakim Kolonial. Pidato monumental yang mengharumkan nama Soekarno di kalangan pergerakan, dan didaulat menjadi Presiden Pertama Republik Indonesia di usia 44 tahun.

 

Jauh sebelum itu, Raden Ajeng Kartini menuliskan pikirannya yang jernih dan tercerahkan dalam usia kurang dari 20 tahun. Mei ’98, anak-anak muda turun ke jalan, menuntut diakhirinya Orde Baru yang korup dan otoriter. Beberapa mati ditembak, lainnya hilang DICULIK. Kisah kepahlawanan kaum muda juga muncul dalam bentuk cinta yang keras kepala.

 

Mei 1998, di tengah kerusuhan rasial tanah air, Hariyanto Arbi  yang malam hari ini hadir bersama kita  terus berjuang membela merah putih di Hongkong. Meskipun di tanah tumpah darah yang ia cintai dengan sepenuh hati, sanak saudara tak jelas kabarnya  dan setiap saat bisa menjadi korban sasaran amuk massa.

 

Tapi Hariyanto Arbi yang berumur 26 tahun saat itu, bertahan, tetap bertanding dan akhirnya mempersembahkan Piala Thomas bagi Indonesia.Yang muda, yang menangkan Indonesia.

 

MODERN DAY HERO datang dari anak-anak muda yang mengharumkan Indonesia di pentas dunia. Nadiem Makarim, di usia 26 tahun menciptakan terobosan kreatif mengatasi problem transportasi kronis Jakarta. Inovasinya: Go-Jek  setiap hari dinikmati jutaan “users”.

 

Prodigy bernama Joey Alexander, pada usia 12 tahun menjadi nomine termuda sepanjang sejarah Grammy Awards.

 

Remaja 19 tahun, bernama Rich Brian, sukses Go International dan kini tampil reguler di panggung pertunjukan musik hip-hop Amerika.

 

Bro and Sis, merekalah pahlawan muda yang menangkan Indonesia. 73 tahun setelah merdeka, Indonesia menghadapi DUA tantangan serius.

 

Jajak pendapat Saiful Mujani Research and Consulting SMRC, memperlihatkan: Partai Politik dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah lembaga yang paling tidak dipercaya oleh publik. KORUPSI yang merajalela membuat kepercayaan masyarakat mencapai titik terendah.

 

Tantangan kedua adalah meluasnya Sektarianisme yang menyuburkan sikap dan tindakan INTOLERANSI. Hampir 6 dari 10 orang Indonesia tidak bersedia dipimpin oleh orang yang berbeda keyakinan. Survei memperlihatkan, INTOLERANSI POLITIK kita selama tiga tahun terakhir memburuk.

 

“ini bukan soal kekuasaan, bukan soal SIAPA harus memimpin, tapi ini soal rasa keadilan. Politik kita terancam oleh sebuah jalan BUNTU. Jika terus berlanjut, sebagaimana terjadi di Suriah dan Irak, akan mendorong orang berpaling pada IDEOLOGI KEKERASAN. Karena mereka menganggap demokrasi hanya menghasilkan politisi korup”.

 

Empat tahun lalu PSI berdiri. Partai ini adalah resultante dari refleksi panjang kami atas keadaan bangsa, yang menurut kami berada pada TITIK KRITIS. Pada satu sisi, kami anak-anak muda, melihat persatuan nasional terancam oleh Korupsi dan Intoleransi. Namun pada saat lain kami melihat sebuah harapan.       (dadi/bentengpos.com)

 

 

About Iksan Bhakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*