Home / sekilaspos / MENGORBANKAN SATU HARI BELAJAR UNTUK APRESIASI GURU

MENGORBANKAN SATU HARI BELAJAR UNTUK APRESIASI GURU

BP.SEKILAS POS-(Pendidikan)  Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2019, siswa-siswi BINUS SCHOOL Serpong mengadakan Teacher and Staff Appreciation Day (Hari Penghargaan Guru dan Staff) atau disebut juga dengan TSAD 2019. TSAD merupakan budaya turun-temurun yang dilakukan setiap tahun oleh siswa-siswi BINUS SCHOOL Serpong untuk mengapresiasi sekaligus membangun budaya menghargai dan menghormati guru-guru di BINUS SCHOOL Serpong.

Tahun ini, siswa-siswi TK-SD mengangkat tema “Hakuna Matata” yang diadopsi dari film Lion King. Hakuna Matata sendiri merupakan istilah yang digunakan oleh suku Swahili di Afrika Timur, yang mengandung arti “tidak ada kekhawatiran”. Dalam acara TSAD sendiri, Hakuna Matata ini mengandung arti bahwa siswa-siswi dan orangtua TK-SD tidak khawatir terhadap masa depan karena mereka memiliki para guru yang siap untuk membimbing dan memberikan yang terbaik. Tema ini juga diadopsi ke dalam dekorasi yang menyerupai hutan belantara yang menjadi latar dari film Lion King. Sedangkan untuk SMP-SMA mengadopsi tema Hollywood karena konsep tersebut mengandung beragam warna menarik yang menunjukkan perbedaan yang dimiliki di BINUS SCHOOL Serpong, namun perbedaan tersebut disatukan dengan ikatan yang kuat dan indah.

“TSAD bagiku adalah kesempatan untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada guru karena kita tidak akan berada di posisi sekarang ini tanpa mereka. Memang tidak dgn kata terima kasih, namun dengan tindakan yang menunjukkan bahwa kita peduli dan bersyukur atas mereka,” komentar Aurelya Felicia Sandi, siswi sekaligus panitia dari TSAD 2019.

Bekerja sama dengan orangtua, siswa-siswi, mulai dari ECY (TK) sampai HS (SMA) juga mengubah dekorasi ruangan menjadi restoran berbintang. Selain menunjukkan bakatnya dalam berbagai penampilan, siswa-siswi juga menjamu para guru dengan santapan makan siang dengan yang menu komplit, mulai dari makanan pembuka, hingga penutup. Dengan berperan sebagai pramusaji, pemain musik, penyanyi dan pembawa acara, dengan professional siswa-siswi dan orangtua murid melayani para guru.

 

Tidak kalah dari para murid, penampilan orang tua murid juga sangat menyentuh dan menakjubkan. Orang tua murid melakukan drama singkat dan memutarkan video dan foto yang diambil secara tersembunyi dari keseharian sekolah, yang menunjukkan komitmen dan pengabdian para guru dalam mendidik anak-anak mereka.

 

“TSAD adalah salah satu bentuk apresiasi orang tua untuk para guru dan staff di BINUS. Kami ingin menunjukkan penghargaan atas apa yang telah dilakukan para guru untuk anak-anak kami,” ujar Sylvia Ningrum, salah satu orangtua murid TK-SD BINUS SCHOOL Serpong

 

Dalam satu hari, terdapat beberapa siswa-siswi yang berperan sebagai guru dalam kelasnya masing-masing. Hal ini ditujukan agar terjadi penghargaan dan kesepahaman akan posisi seorang guru di mata murid. Sedangkan guru-guru menggenakan seragam sekolah layaknya murid juga untuk mengingat kembali dan lebih mengerti perasaan para siswa-siswi yang dipersembahkan kepada guru-guru mereka.

Sebagai Lembaga edukasi, BINUS sangat sadar akan signifikansi jasa guru dalam membina nusantara ini. BINUS mengerti bahwa menjadi seorang guru tidak pernah mudah, dan sangat bangga bahwa BINUSIAN, orangtua dan siswa, juga berbagi pemahaman yang sama. Kami berharap agar TSAD ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar Indonesia untuk dapat lebih menunjukkan rasa syukur kepada setiap guru agar guru Indonesia termotivasi dan semakin yakin akan pekerjaannya yang mulia dalam memajukan bangsa Indonesia.

 

BINUS SCHOOL Serpong merupakan bagian dari BINA NUSANTARA Group, lembaga pendidikan yang telah berkiprah dan memberikan sumbangsih kepada dunia pendidikan Indonesia selama lebih dari 30 tahun.

BINUS SCHOOL Serpong menyelenggarakan pendidikan dari tingkat Early Childhood Years (Pra TK -TK) hingga High School (SMA); dimana tingkat TK dan SD menggunakan kurikulum dari Singapura dan dilanjutkan kurikulum Cambridge untuk tingkat SMP dan SMA.

Berdiri sejak tahun 2007, di atas lahan hijau seluas 7.5 hektar, BINUS SCHOOL Serpong menyelenggarakan pendidikan akademis dan non-akademis dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar serta mengajarkan Bahasa Indonesia dan Mandarin.

Pada 2007, BINUS INTERNATIONAL SCHOOL memulai aliansi dengan Institut Hwa Chong, Singapura. Kolaborasi yang terbentuk mencakup pelatihan para guru, program-program kerjasama, pengembangan kurikulum, dan konsultasi strategik. Semua itu merupakan bagian tidak terpisahkan dari upaya sekolah untuk memberikan layanan pendidikan terbaik dan berkualitas.       (dadi/bentengpos.com)

About Iksan Bhakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*