Home / Tangerang Selatan / INI KATA PENGAMAT POLITIK BUDI LUHUR,SIAPA SAJA YANG MUNCUL DI PILKADA TANGSEL?

INI KATA PENGAMAT POLITIK BUDI LUHUR,SIAPA SAJA YANG MUNCUL DI PILKADA TANGSEL?

BP.Tangerang – (Kota Tangsel) Pengamat Politik dari Universitas Budi Luhur Nabil Ahmad Fauzi memprediksi akan ada 3 calon yang maju dalam kontestasi pilkada Tangsel 2020.

“Pasalnya, diprediksi akan hadir tiga pasang calon, dengan melihat elektabilitas para bakal calon saat ini,” ujar Nabil,kepada awak media Jumat, (6/3)

Nabil sosok tersebut antara lain ialah Wakil Wali Kota Benyamin Davnie, Sekda Tangsel Muhamad dan Putri Wapres Ma’ruf Amin Siti Nur Azizah.

“Untuk Benyamin Davnie pun sudah percaya diri akan diusung oleh partai-partai besar. Begitu pun Siti Nur Azizah. Sementara Muhamad bisa jadi akan diusung oleh Partai Politik (Parpol) yang akan menjadi oposisi seperti PKS.
Nah, karena PKS sudah mengusung Pak Ruhama Ben, kemungkinan yang cocok dengan PKS adalah Demokrat,” papar dia.

Nabil menyatakan, Partai Demokrat memiliki karakteristik yang sesuai dengan langkah PKS, yakni berani mengumumkan untuk turut bertarung dalam kontestasi.

“Sehingga, PKS mengusung kadernya untuk bertarung dalam Pilkada Tangsel mendatang,” imbuhnya.

“Pertama indikasinya PKS dengan Demokrat sudah ada gerakan untuk membuat poros, seperti yang dilakukan di pusat. Ada komunikasi yang intens antara keduanya,” kata dia.

Nabil membeberkan PKS berani memajukan kadernya. Tergantung kepada satu sama lain melengkapi.

“Jadi partai Demokrat merupakan parpol yang berani maju. Punya mental sebagai petarung, ini sangat cocok dengan langkah yang diambil oleh PKS,” tutur dia.

Nabil melanjutkan secara mental komunikasi antara partai dan tokoh-tokoh calon Pilwalkot untuk membangun komunikasi sudah cocok.

“Tinggal nantinya bagaimana formulasi yang akan dibangun, soal tangsel 1 dan 2, dalam politik segala sesuatu bisa terjadi,” pungkas dia.

Seperti informasi yang dikatakan Ketua DPD PKS Kota Tangsel, Agus Winarjo bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi, guna melengkapi syarat dukungan bagi calon walikota/wakil walikota, yakni 10 kursi dalam parlemen.

“Selanjutnya kita tinggal meningkatkan popularitas dan elektabilitas Pak Ruhama, serta mencari partai koalisi yang bisa mencukupi untuk mengusung langsung calon,” kata Agus.      (Bentengpos.com/ahmad/red)

About bentengpos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*