Terkesan Mengulur Waktu, Izin Intake LIPPO Belum Dapat Dibuktikan

Terkesan Mengulur Waktu, Izin Intake LIPPO Belum Dapat Dibuktikan

Intake buatan milik Lippo, foto Huda R Alfian Bentengpos.com

BP. Tangerang, (Kota Tangerang) – Tidak berizin, Intake yang dikelola oleh Departemen Air LIPPO Karawaci diduga jadi penyebab banjir di wilayah Panunggangan Barat.

Dalam pemanggilannya, pihak LIPPO belum dapat menunjukan bukti berkas izin berdirinya intake yang menjadi air baku bagi Hunian Real Estate, saat di Kantor SatPol PP Kota Tangerang, pada Senin (20/4).

Saiful selaku Kasi Deteksi bidang Binmas Pol PP Kota Tangerang mengatakan bahwa pihak LIPPO bernama Sukoyo sudah menemui dirinya untuk dipinta keterangan prihal intake tersebut.

“Sudah sedang dibuat laporanya ke pimpinan. Kami sedang minta berkasnya,” tuturnya.

Ia pun mengatakan, usai bermediasi. Pihak LIPPO berjanji akan segera membawa berkas dalam waktu singkat untuk diserahkan ke pihak SatPol PP.

“Fungsi deteksi hanya pulbaket saja. Dia berjanji akan membawa berkasnya. Dia bilang secepatnya,” lanjutnya.

Sementara, atas janji yang sudah disepakati untuk dapat menunjukan berkas perizinan intake, pihak Departement Air LIPPO berkilah tidak dapat mengahadiri undangan Satpol PP untuk bermusyawarah dalam penyelesaian perizinannya.

“Kemarin tanggal 21/04/20 telah di adakan pertemuan, dari pihak Lippo dengan pak Lurah dan Camat, dari PU per telepon. Kesimpulannya adalah, Penanganan antisipasi banjir agar segera dilaksanakan. Izin intake yang dikeluarkan oleh dinas kementerian PUPR juga sempat ditunjukan. Dan saya (Pihak LIPPO berinisial S -red) mohon maaf yang sebesar besarnya bahwa besok (Kamis 23 April 2020/sesuai janji pertemuan -red), saya tidak bisa menghadiri undangan bapak,” kilah Sukoyo selaku pihak Departement air LIPPO dalam keterangan tertulisnya kepada pihak Satpol PP, pada Rabu (22/4).     (Yudha/Bentengpos.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *