Home / Tangerang / THL Non PNS Terkena Dampak Rasionalisasi Anggaran

THL Non PNS Terkena Dampak Rasionalisasi Anggaran

Ketua Forum Honorer Kategori 2, San Rodi

BP. TANGERANG- (Kota Tangerang) Tenaga Harian Lepas (THL) non PNS terkena rasionalisasi anggaran dengan dipotongnya 50% gaji dampak dari pandemi virus corona.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, belum mengetahui jumlah pasti besaran potongan gaji para THL, meskipun kebijakannya sudah final.

“Belum tahu (potongan -red). Kalau anggarannya enggak ada ya dirasionalisasi,” singkatnya, Kamis (30/4).

Meski demikian, Ketua Forum Honorer Kategori 2 (K2) San Rodi mengamini apa yang sudah disampaikan oleh Walikota Tangerang.

“Kalau anggarannya tidak ada yang dirasionalisasikan, tentunya ini sesuai dengan yang dijelaskan didalam surat keputusan bersama Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Nomor 119/2813/SJ, dan Nomor 117/KMK.07/2020 tentang percepatan penyesuaian anggaran pendapatan belanja daerah tahun 2020, dalam rangka Penanganan Covid 19, dan pengamanan daya beli masyarakat, serta perekonomian Nasional,” jelasnya pria yang akrab disapa Kucay ini, (30/4).

Adapun 4 point yang dirasionalisasikan diantaranya adalah :

1. Khusus kepada SKPD penghasilan pajak daerah dan Retribusi daerah agar dapat melakukan penyesuaian target Pendapatan Asli Daerah,
2. Rasionalisasi Belanja Pegawai,
3. Rasionalisasi Belanja barang/jasa sekurang-kurangnya sebesar 50% dengan mengurangi anggaran belanja,
4. Rasionalisasi Belanja modal sekurang-kurangnya 50%.

Ia pun mengatakan, dari para pekerja THL yang terkena rasionalisasi, diyakini hanya ada empat Kedinasan yang tidak terkena dampak, diantaranya Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Karena diketahui empat Dinas terkait bekerja on time dilapangan untuk ikut terjun dalam penanganan Covid19 ini,” ujarnya.

“Kemudian dari 4 point diatas tentunya tidak ada 1 kalimatpun yang menyinggung tentang honor atau gaji THL yang di Rasionalisasikan apalagi dipotong. Namun kami dapat memahami bahwa kondisi APBD Kota Tangerang saat ini tengah dihadapkan dengan krisis pendapatan, dimana semua sektoral tidak berjalan secara utuh sehingga Pemerintah perlu melakukan rasionalisasi, paling tidak kita para Tenaga Harian Lepas yang gajinya akan dirasionalisasikan turut ikut andil membantu Pemerintah untuk memutus mata rantai Covid19, walaupun situasi saat ini benar-benar membebani kami dalam segala sektor dan semakin susah hidup dengan kebutuhan yang serba mahal sekarang ini,” paparya.

Namun, dirinya menjelaskan kembali, bahwa Forum THL mendukung kebijakan tersebut demi percepatan penanganan Covid-19, dan semoga tidak ada THL yang di PHK atau di rumahkan secara permanen.

“Saya kira pemerintah daerah mau mengerti dengan keadaan saat ini, kalau teman-teman THL sudah terkena dampak covid-19 dan harus pula terkena dampak rasionalisasi 50 persen dengan dipotongnya gaji dengan hitungan jam kerja yang tidak seperti biasanya, dan biarkan kami tetap mengabdi di pemerintahan Kota Tangerang, dan semoga wabah pandemik Corona ini cepat selesai dan kami dapat bekerja kembali dalam keadaan normal,” lanjutnya.      (Yudh/Bentengpos.com)

About bentengpos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*