Home / Tangerang / Enggan Bayar Pesangon, PT SIL Pecat Karyawannya Secara Sepihak

Enggan Bayar Pesangon, PT SIL Pecat Karyawannya Secara Sepihak

Ahmad Baijuri (kemeja ungu) saat berswafoto bersama rekan kerjanya, foto istimewa Bentengpos.com

BP. TANGERANG – (Kota Tangerang) PT Sumber Indah Lestari (PT SIL) sebuah perusahaan ritel yang menjual produk kecantikan dan kesehatan yang bernaung di dalam Alfa Group, memecat karyawannya berinisial Ahmad Baijuri yang sudah mengabdi selama 19 tahun secara sepihak.

Hal tersebut dikatakan oleh Team yang tergabung dalam Law office Darwin Silaban & Partners yang telah mencoba melakukan upaya mediasi Bipartit kepada pihak PT. SIL, akan tetapi dalam proses upaya tersebut tidak mencapai kesepakatan atau berakhir deadlock.

“Langkah ini sangat saya sesalkan karena kalau mereka mau merujuk pada UU Ketenagakerjaan, upaya PHK harus disosialisasikan paling tidak satu bulan sebelum PHK diputuskan. Nah, ini tanpa adanya terlebih dahulu untuk memberikan klarifikasi dari Bai dan tanpa adanya Surat Peringatan oleh pihak perusahaan,” sesal Darwin.

Sementara itu, Ahmad Baijuri mengatakan bahwa permasalahan ini muncul tanggal 16 Maret 2020, ketika dirinya ditawari produk sanitizer oleh Admin Coordinator (AC) bernama Cahyo, saat dirinya ke Distribution Center (DC).

“Keesokan harinya tanggal 17 saya kembali menemui Admin Coordinator, untuk memesan 100pcs barang tersebut. Kemudian pada tanggal 26 Maret 2020 saya di telpon oleh DBM pak Dudy sekitar pukul 14.45 Wib dengan mengatakan bahwa kasus saya tersebut masih berlanjut, dan setelah itu pak Rizky Admin Manager PT SIL menginfokan saya bahwa saya diundang meeting pada tanggal 27 Maret 2020 oleh finance manager ibu Deasy pukul 10.00 WIB,” ungkap pria yang akrab disapa Bai ini.

Bai pun mengatakan pada saat meeting bersama dibahas penyalahgunaan wewenang yang dikatakan tidak patuh dengan atasan dan mengambil barang. “Akan tetapi berbalik berbeda saat saya disidang oleh personalia manager, kesalahan saya mengambil keuntungan, lalu pada saat itu saya langsung disodorkan kertas dan bolpoin untuk membuat surat pengunduran diri saya kepada PT. SIL,” katanya menerangkan.

Lalu dirinya mengaku mendapat kabar yang kurang menyenangkan, dengan kemudian disusul konfirmasi dari staff IC melalui pesan singkat Whatsapp, yang mengatakan bahwa Ahmad Baijuri sudah berhenti sebagai karyawan dengan kata “Guy’s Just info pak Baijur sudah berhenti dari dan dan jadi kalo dia ketoko perlakukan seperti custumer pada umumnya ya…”

“Dan esok harinya, saya dapet kabar dari staff saya jika semua password komputer dan password sistem sudah diganti, tidak ada yang tahu kecuali departement IT. Terus terang saya ini memang kurang mengerti soal hukum. Jadi ketika diminta tanda tangan soal pengunduran diri, saya langsung membuatnya walaupun sebelumnya saya sempat sedih dan bingung kemana lagi saya mengadu dan meminta pertolongan, dengan perasaan yang bingung saya langung membuatnya, setelah itu saya menanyakan bagaimana Hak saya, dengan cepatnya perusahaan menarik kertas pengunduran diri saya sambil berkata paling hanya mendapatkan sisa cuti saja dan tidak lebih,” tambahnya mengungkapkan.

Hingga berita ini dilayangkan, Pihak PT SIL masih belum dapat memberikan komentar lebih lanjut dengan adanya pemecatan sepihak terhadap karyawannya bernama Ahmad Baijuri. (Yudh/Bentengpos.com)

About bentengpos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*