Home / Tangerang Kota / TRUTH dan ICW Soroti Anggaran Covid-19 Pemkot Tangerang yang Tertutup

TRUTH dan ICW Soroti Anggaran Covid-19 Pemkot Tangerang yang Tertutup

BP.TANGERANG – (Kota Tangerang) Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) bersama Indonesian Corruption Watch (ICW) tengah menyoroti anggaran Covid-19 Pemkot Tangerang yang diduga tertutup.

Wakil Koordinator TRUTH Ahmad Priatna mengatakan KotaTangerang yang dianggap sebagai role model keterbukaan informasi di Provinsi Banten justru hari ini tertutup terkait data anggaran Covid-19.

Sikap tersebut ditunjukan ketika TRUTH bersama ICW melakukan pemantauan terkait Anggaran Pengadaan Barang dan Jasa serta Distribusi Jaring Pengaman Sosial/Bansos di kota seribu industri itu.

Bahkan dalam website resmi Pemkot Tangerang tidak mempublikasi rincian anggaran penanganan Covid-19, sebagaimana tertuang UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (UU KIP) pasal 7 point 6, yaitu dalam rangka memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sampai dengan ayat (4) badan publik dapat memanfaatkan sarana dan/atau media elektronik dan nonelektronik.

Anggaran Covid-19 merupakan informasi publik, seperti yang dijelaskan dalam pasal 9 UU KIP. Badan publik diamanatkan untuk mengumumkan informasi publik secara berkala, baik itu informasi yang berkaitan dengan badan publik, kegiatan dan kinerja badan publik maupun laporan keuangan.

Secara lebih terperinci, ketentuan pasal 9 tersebut diatur di dalam pasal 11 Peraturan Komisi Informasi Pusat (Perki) Nomor 1 Tahun 2010 tentang standar layanan informasi publik. Artinya anggaran Covid-19 harus di publikasi sebagaimana dijelaskan dalam peraturan di atas.

Dengan tidak dipublikasikannya informasi di website resmi Pemkot Tangerang, atas dasar tersebut kemudian TRUTH dan ICW mengajukan surat permohonan informasi kepada BPKAD Kota Tangerang. “Sayang permohonan informasi yang kami ajukan di tolak dengan berbagai alasan,” terangnya.

Ditambahkan alasan BPKAD Kota Tangerang sangat subjektif dan tanpa didasari pada peraturan perundang-undangan. Sebab pada hakikatnya setiap informasi publik harus dapat diperoleh setiap pemohon informasi publik dengan cepat dan tepat waktu, biaya ringan, dan cara sederhana.

“Ini semakin menguatkan dugaan kami bahwa Pemkot Tangerang tertutup atas informasi anggaran penanganan Covid-19. Sehingga sangatlah wajar banyak berbagai lapisan masyarakat yang kecewa atas sikap Pemkot Tangerang tersebut,” tambahnya.

Untuk itu pihaknya meminta agar Pemkot Tangerang segera membuka segala informasi yang berkaitan dengan penanganan Covid-19. “Jangan sampai dengan menutup-nutupi informasi tersebut menimbulkan dugaan bahwa ada indikasi pemanfaatan anggaran untuk kepentingan pribadi di dalamnya,” tutupnya. (Bentengpos.com/ahmad/red)

About bentengpos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*