Home / Tangerang / Aksi Potong Rambut Acak, Warnai Refleksi HUT Kota Tangerang Ke 28

Aksi Potong Rambut Acak, Warnai Refleksi HUT Kota Tangerang Ke 28

Aksi potong rambut acak yang dilakukan para aktivis di gerbang Puspemkot Tangerang, Minggu (28/2/2021), ist Bentengpos.com

BP. TANGERANG – (Kota Tangerang) Bertepatan di Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang ke-28 yang jatuh pada Minggu (28/2/2021), sejumlah aktivis gelar aksi potong rambut di gerbang Puspemkot Tangerang.

Dalam aksi potong rambut acak yang dilakukan Saipul Basri tersebut, guna menyindir Pemerintah Kota Tangerang yang dinilai belum maksimal dalam menangani masalah yang ada.

“Kami melakukan aksi mencukur rambut acak kepada kawan-kawan aktivis, untuk menunjukan bahwa di Kota Tangerang ini masih banyak kebijakan yang acak-acakan, tak tertata,” cetus dia kepada awak media.

Ia juga mengatakan, pembangunan di Kota Tangerang yang di juluki kota Akhlaqul Karimah yang tepat menginjak usia Ke-28 ini, dinilai masih belum berpihak kepada masyarakat kecil.

Saipul Basri alias Marsel saat diwawancara oleh wartawan usai melakukan aksi, Minggu (28/2/2021) Yudha Bentengpos.com

“Pendidikan kesehatan masih jauh dari harapan masyarakat. Kota Tangerang dalam usia Ke-28 ini semoga berpihak kepada masyarakat tidak hanya kepada para pejabatnya saja,” ujar pria yang akrab disapa Marsel ini.

Usai melakukan aksi potong rambut acak, pihaknya berencana akan memberikan potongan rambut tersebut kepada perwakilan pemerintah daerah Kota Tangerang.

Diketahui, hari ini tanggal 28 Februari 2021 adalah hari yang sangat istimewa bagi Kota Tangerang. Hari lahirnya Kota Tangerang Ke-28. Namun, HUT Kota Tangerang tahun ini dalam masa pandemi COVID-19, perayaanya pun nampak terlihat sepi. Adapun rapat paripurna sendiri sebagian menggunkan virtual dan dalam protokol kesehatan.

“Selamat Dirgahayu Kota Tangerang Ke-28. Semangat Membangun Kota Tangerang,” pungkasnya. (Yudh/Bentengpos.com)

About bentengpos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*