Home / Tangerang Kota / Dibebankan Tarif APD Dokter 200rb, Primaya Hospital Disoal Pasiennya

Dibebankan Tarif APD Dokter 200rb, Primaya Hospital Disoal Pasiennya

Foto tampak depan RS Primaya Hospital, Kebon Nanas, Kota Tangerang, Senin (24/5/2021) Foto Yudha Bentengpos.com

BP. TANGERANG – (Kota Tangerang) Setiap pasien yang ingin diperiksa di RS Primaya Hospital yang berlokasi di Kawasan Kebon Nanas, Kota Tangerang, wajib membayar anggaran Alat Pelindung Diri (APD) Dokter sebesar Rp. 200 ribu /pasien.

“Ini sudah protap rumah sakit. Dari menejemen sudah seperti itu pak,” kata seorang petugas admin di polyklinik RS Primaya Hospital.

Lantas, hal tersebut dikeluhkan, karena tiap pasien yang hendak berobat wajib membayar APD, namun yang dikenakan petugas maupun dokter yang memeriksa tidak turut diganti tiap kali berganti pasien.

Karena hal tersebut, Ibay sapaan akrab seorang pasien yang tengah chek up karena keluhan batuk mengeluhkan bahwa biaya wajib APD dokter yang dikenakan pada tiap pasien dianggap tidak sesuai dengan apa yang dibayarkan.

Pihak Customer Care RS Primaya Hospital berjanji akan segera memediasi, Senin (24/5/2021), foto Yudha Bentengpos.com

“Lah dokternya pake APD itu-itu aja gak ganti-ganti, kita disuruh bayar 200 ribu, untuk APD Dokter. Kalo 200 dikalikan 40 pasien sampe berapa juta, laillahhailallah..,” keluhnya, Senin (24/5/2021).

“Dokter udah periksa beberapa pasien terus ke saya, tapi gak ganti-ganti APD nya, kasian meskipun pasien menggunakan asuransi perusahaan tapi itu kan dibayar dengan cicilan. Kita bayar APD dokter untuk diganti setiap kali berganti pasien, tapi dokternya hanya pakai APD yang itu-itu aja gak diganti. Tapi para pasien wajib disuruh bayar,” ungkapnya.

“Jangan jadikan pandemi ini sebagai ajang bisnis RS. Pemerintah maupun swasta harus bisa menjalankan sesuai prosedur dan ketentuan Undang-undang. Apabila ini terbukti sebagai salah satu tindakan pungutan liar (pungli) kepada seluruh pasien, kami akan lakukan melalui jalur hukum yang berlaku,” tambah Ibay menegaskan.

Saat ditemui, pihak Customer Care RS Primaya Hospital, Anton Sudrajat akan segera memediasi pihak pasien dengan pihak manajemen Rumah Sakit.

“Akan segera kita sampaikan, dan akan dimediasi segera,” kata Anton. (Yud/Bentengpos.com)

About bentengpos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*