Home / Tangerang Kota / Pegiat Sosial Apresiasikan Seorang Guru Ungkap Kecurangan Pendaftaran SMP

Pegiat Sosial Apresiasikan Seorang Guru Ungkap Kecurangan Pendaftaran SMP

BP.TANGERANG – (Kota Tangerang) Pelaksanaan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP Kota Tangerang, pada tahap 2, diduga ada titipan dari salahsatu anggota Dewan.

Hal itu terungkap atas pengakuan dari salah satu guru Sekolah Dasar (SD) Negeri, di wilayah Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, melalui pesan whatsappnya, Jumat (8/7/2021) malam.

Adapun dalam chat whatsapp seorang guru berinisial ND yang ditujukan kepada salah satu rekannya berinisial NV, mengaku, bahwa keponakannya berinisial TN alias Yugo dititipkan kepada anggota dewan agar diterima masuk di SMPN 4 Kota Tangerang.

“Mohon maaf Bu kemaren saya sudah cabut berkas Bu saya stress kena dentuman dari saudara saya, ketika ibu bilang sudah nyerah, berkas file Yugo saya serahkan semua kerumahnya mamah yugo, hari itu mamah yugo juga wa saya ngabarin mamah yugo langsung minta tolong ke rekan temannya yang kebetulan anggota dewan untuk bisa yugo masuk SMP 4,” tulis kutipan chat whatsapp yang dilontarkan oleh ND.

Sementara ND ketika dihubungi oleh seorang wartawan dari salah satu media melalui telepon selulernya, dijawab oleh sang suami yang mengaku sebagai Polisi.

“Saya kanit Reskrim Polres Kota Tangerang. Anda siapa? Sekarang anda saya tunggu di Polres Kota Tangerang, sekarang,” ketus suami ND yang membawa nama institusi Polisi ini kepada wartawan.

Ketua Aliansi Alumni Pelajar Tangerang Raya (ALPETARA) Agia Adha, dalam hal ini meski ada keterbukaan, baik dari Pemerintah, Pegiat Pendidikan, Hingga Masyarakat, dalam mengungkap adanya dugaan kecurangan PPDB di Kota Tangerang.

“Bilamana terbukti adanya siswa titipan, meski ada ketegasan dari pihak Dinas Pendidikan untuk menyidak tiap Sekolah, bahkan adanya orang tua siswa yang menekan dan mengaku seorang anggota kepolisian saat dikonfirmasi oleh wartawan itu sudah menciderai nama baik institusi,” ujarnya.

Dengan adanya informasi yang diungkap oleh seorang guru SD, Agia sangat mengapresiasi keberanian guru tersebut, dalam mengungkap isi pesan chat whatsapp kepada media massa dari orang tua siswa tersebut.

“Sangat mengapresiasi sekali, karena jarang sekali seorang PNS dalam hal ini guru, bisa mengungkap ke zholiman dalam pendaftaran calon siswa, dan saya salut demi kebenaran, dia tidak takut dengan jabatannya,” pungkasnya.

(Yud/San/Bentengpos.com)

About bentengpos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*