Home / Tangerang / Besaran Tarif Operasional Beratkan Para Pedagang Pasar Tanah Tinggi

Besaran Tarif Operasional Beratkan Para Pedagang Pasar Tanah Tinggi

Suasana Lingkungan Pasar Induk Tanah Tinggi (foto istimewa)

BP. TANGERANG – (Kota Tangerang) Para pedagang di Pasar Induk Tanah Tinggi tertekan dengan adanya besaran biaya operasional yang harus dikeluarkan, baik dalam biaya kontrak maupun biaya harian.

Lokasi pasar yang terletak di Jalan Jendral Sudirman RW013, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten ini diduga menaikan harga dalam pengelolaan tarif sewa yang diterapkan hanya menguntungkan satu pihak.

Hal tersebut diceritakan oleh salah satu pedagang saat ditemui wartawan di kios/lapak dagangannya di lokasi, Sabtu (28/08/2021).

“Saya sewa disini awalnya diminta 15 juta untuk DP, dan selanjutnya bayar melalui Bank BJB sekitar 3,6 jutaan perbulannya, itu belum termasuk pra sarana,” kata seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya.

Berbeda dengan cerita dari pedagang lain, di kios sewaannya didapati perbedaan harga. “Kalo disini beda-beda harganya, ada yang 19 juta, ada yang 22 juta malah ada yang sampe 25 juta per bulan, itu juga gak termasuk prasarana. Prasarana beda sama sewa lapak walau bayarnya bulanan juga,” jelas pedagang lain yang juga enggan disebut namanya.

“Yang sekarang kita fikirin adalah per tanggal satu September 2021 bakal dinaikin 10% dari yang sekarang,” jelasnya.

Tak hanya itu, pedagang yang menggunakan gerobak dorong di lokasi pasar induk Tanah Tinggi pun turut dikenakan biaya sewa, listrik, kebersihan, dan keamanan.

“Saya bayar bulanan 750 ribu tapi ada juga temen saya yang bukan dagang gorengan, sama-sam pake gerobak, dimintain satu juta perbulannya, itu belom termasuk lampu, keamanan, kebersihan, itu lain lagi,” jelasnya.

“Malah saya ada yang sampe bayar 280 juta, walau punya enam lapak tapi masa iya sampe segitu mahalnya,” tutupnya.

Awak media juga ingin mempertanyakan dan klarifikasi kepada pengelola tentang ijin operasional pasar yang masih di pertanyakan, namun hingga berita ini dilayangkan, awak media belum dapat menemui pihak pengelola pasar induk Tanah Tinggi yang diketahui dikelola oleh swasta tersebut, dikarenakan tengah libur. (Yud/Bentengpos.com)

About bentengpos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*