Home / Tangerang Kota / Bahas Program REHAB, BPJS Kesehatan Tangerang dan Wartawan Lakukan Ngopi JKN

Bahas Program REHAB, BPJS Kesehatan Tangerang dan Wartawan Lakukan Ngopi JKN

 

BP.Tangerang- (Kota Tangerang) Dalam rangka menjalin tali silaturahmi dan bertukar informasi dengan wartawan, BPJS Kesehatan Tangerang gelar Ngobrol Program Terkini Jaminan Kesehatan Nasional (Ngopi JKN), Ngopi JKN kali ini dihadiri oleh beberapa insan media yang berada di wilayah kerja BPJS Kesehatan Tangerang, Kamis (15/11/22).

Kegiatan tersebut merupakan ajang yang amat penting guna mendapatkan bannyak informasi. Sebagai jembatan informasi untuk masyarakat, awak media mengambil peran penting dalam menyukseskan Program JKN dalam menyebarluaskan informasi.

“Selain baik untuk silaturahmi, kegiatan ini juga penting untuk sharing capaian kinerja BPJS Kesehatan. Kita beri bannyak informasi kepada rekan rekan media tentang perbaikan, kemajuan, bahkan prestasi yang sudah kita raih,” kata Yudhi Wahyu Cahyono, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tangerang.

Yudhi juga membantah dengan adanya pemberitaan issue mengenai BPJS Kesehatan yang ada saat ini, serta meminta kepada media untuk memberitakan secara berimbang.

“Poinnya agar rekan media bisa refresh lagi mengenai BPJS Kesehatan. Jika ada pertanyaan, dengan senang hati kami layani. Lebih bagus lagi kalau ada masukan yang membangun bagi kami, Kami harap issue yang berkembang di luar bisa terjawab, dan bisa lebih berimbang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan cabang Tangerang, Asnanita, menjelaskan terkait program BPJS Kesehatan terkini, yaitu rencana pembayaran bertahap (Rehab) melalui aplikasi mobile JKN atau Care Center 165, sehingga peserta dapat merencanakan pembayaran bertahap atau cicilan sesuai kemampuan membayar.

“Adapun beberapa syarat untuk mendaftar Program REHAB diantaranya peserta segmen PBPU dan BP yang memiliki tunggakan lebih dari 3 bulan (tunggakan 4-24 bulan). Pendaftaran dapat dilakukan sampai dengan tanggal 28 bulan berjalan, kecuali bulan Februari pendaftaran sampai dengan tanggal 27. Untuk maksimal periode pembayaran bertahap ini adalah setengah dari jumlah bulan menunggak. Misal menunggak 4 bulan maka periode pembayarannya maksimal 2 tahap. Status kepesertaan akan kembali aktif setelah seluruh tunggakan dan iuran bulan berjalan lunas,” tutur Asnanita.

Asnanita menyebutkan ada batas maksimal periode tahapan pembayaran selama satu siklus, yaitu 12 bulan. Bukan hanya itu, ia mengungkapkan Program REHAB memiliki tiga kemudahan bagi peserta JKN – KIS, yakni pembayaran ringan, mudah, dan solutif bagi peserta PBPU dan BP.

Asnanita berharap program tersebut dapat menjadi solusi untuk membantu masyarakat yang selama ini menunggak iuran JKN. Dengan mengikuti alur dan prosedur, peserta nantinya sudah dimudahkan membayar tunggakan secara bertahap.

“Peserta diarahkan untuk memilih menu Rencana Pembayaran Bertahap pada aplikasi Mobile JKN dan akan muncul informasi total tunggakan. Kemudian, setelah peserta menyetujui syarat dan ketentuan, peserta bisa menyelesaikan pendaftar program REHAB. Tagihan akan berbentuk sesuai dengan pilihan peserta dan dapat membayar tagihan iuran pada kanal – kanal pembayaran yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Setiap detik akan selalu ada informasi baru yang hadir, saat ini media adalah wadah yang sangat besar untuk menyampaikan informasi tidak terbatas waktu dan tempat. Melalui kegiatan ini, diharapkan para wartawan dapat teredukasi dengan baik sehingga informasi program REHAB ini dapat tersampaikan ke masyarakat luas secara tepat. Asnanita berharap program ini dapat memberikan kemudahan untuk memastikan peserta selalu dalam keadaan aktif sehingga dapat menjadi payung pelindung kesehatan peserta dan menjaga kesinambungan Program JKN. (San/TeamSepuluh)

About bentengpos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*